Kandangan,Kradionews.com-Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar area operasionalnya, PT Subur Agro Makmur (PT SAM) turut ambil bagian dalam aksi gotong royong warga Desa Samuda, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), membangun jembatan darurat setelah banjir merendam akses utama penghubung antar kecamatan.
Banjir yang terjadi pada awal Januari 2026 membuat jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Daha Barat dan Daha Selatan terendam hingga sekitar 50 sentimeter.
Kondisi ini menyebabkan akses transportasi warga lumpuh. Tak sedikit pengendara yang kesulitan melintas, bahkan ada yang terjebak di jalan berlubang dan mengalami kerusakan kendaraan.
Melihat kondisi tersebut PT Subur Agro Makmur segera menyalurkan bantuan berupa material kayu galam untuk pembangunan jembatan darurat sepanjang sekitar 30 meter.
Bantuan ini dimanfaatkan warga bersama aparat desa untuk membuat akses sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Kepala Desa Samuda Amin menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan oleh PT SAM.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Subur Agro Makmur atas bantuan materialnya. Ini bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap warga kami. Berkat bantuan tersebut, warga bisa kembali melintas meski jalan masih terendam,” ujarnya.
Sementara itu Humas sekaligus Community Development Officer (CDO) PT SAM Hendi Wijayanto mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan dan mobilitas masyarakat.
“Kita semua merasakan dampak dari kondisi banjir ini. Karena itu, PT SAM berinisiatif memberikan dukungan berupa material untuk jembatan darurat. Kami juga berterima kasih kepada aparat desa dan warga yang bersedia bergotong royong,” ungkap Hendi.
Hendi menambahkan, kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
“Kami ingin keberadaan PT SAM tidak hanya berkontribusi secara ekonomi, tapi juga hadir dalam membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan. Harapan kami, banjir segera surut dan aktivitas warga bisa kembali normal,” tutupnya.
Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari warga Desa Samuda. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran jembatan darurat tersebut yang kini menjadi akses utama sementara di tengah genangan banjir.
Kawan Media Group
Editor : Amutz
