Kandangan,Kradionews.com-Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) H Suriani secara resmi membuka kegiatan Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah di Aula Ramu, Sekretariat Daerah setempat, Selasa(27/01/2026)
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan daerah agar lebih efektif, terukur, dan selaras dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah (TPPEPD) Kabupaten HSS yang terdiri dari DR H Hamdi, DR Diny Mahdany, Wagimin, dan Addi Perdana. Turut hadir pula para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, serta para Camat.
Dalam sambutannya, Suriani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Pakar yang telah bersedia mendampingi pemerintah daerah dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan.
“Kehadiran Tim Pakar ini merupakan bagian penting dalam upaya memastikan pembangunan daerah berjalan terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan pekerjaan sederhana karena membutuhkan perencanaan matang, pelaksanaan konsisten, serta evaluasi yang objektif dan berkelanjutan.
“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk melihat sejauh mana capaian yang telah diraih, apa yang perlu diperbaiki, dan strategi apa yang harus diperkuat ke depan,” tuturnya.
Suriani berharap peran Tim Pakar dapat membantu pemerintah daerah dalam penguatan tata kelola pembangunan, peningkatan kualitas perencanaan, serta evaluasi kinerja yang berbasis hasil dan dampak.
Ia juga menjelaskan bahwa Tim Pakar memiliki tugas memberikan pertimbangan dan saran kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam pencapaian RPJMD, mendampingi perangkat daerah dalam proses perencanaan dan penganggaran, serta mengevaluasi pelaksanaan pembangunan yang hasilnya dilaporkan kepada Bupati.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan menuntut pemerintah daerah untuk semakin adaptif terhadap perubahan, dinamika sosial, perkembangan teknologi, serta keterbatasan sumber daya.
Selain itu, Suriani menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah agar pembangunan tidak berjalan sektoral dan terpisah-pisah.
“Setiap program harus saling mendukung, saling melengkapi, dan berorientasi pada tujuan bersama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Hulu Sungai Selatan,” katanya.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang diskusi produktif dan evaluasi objektif demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada Tim Pakar atas dedikasi dan kontribusinya. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.
