Kandangan, kradionews.com- Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Buka Puasa Bersama Pengurus dan Anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama Bupati HSS, H Syafrudin Noor, Wakil Bupati H Suriani, dan Sekda Muhammad Noor Senin (02/03/2026), di Sekretariat PWRI Kabupaten HSS.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada 50 orang anggota sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para purnawirawan dan pensiunan yang tergabung dalam PWRI.
Bupati Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi atas undangan dan terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama tersebut.
Ia menegaskan bahwa momentum Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta mempererat rasa persaudaraan.
“Bulan Ramadan mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan. Momentum buka puasa ini menjadi sarana untuk merekatkan kembali semangat kebersamaan di antara kita,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa PWRI merupakan organisasi yang beranggotakan para purnawirawan dan pensiunan yang telah mendedikasikan diri bagi bangsa dan daerah.
Menurutnya, pengalaman, keteladanan, serta nilai-nilai kedisiplinan yang dimiliki para anggota PWRI adalah aset berharga bagi Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
“Walaupun telah purna tugas, semangat pengabdian tidak pernah benar-benar berhenti. Kami masih sangat membutuhkan masukan, nasihat, dan doa dari para senior agar pembangunan di daerah ini terus berjalan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperhatikan kesejahteraan para pensiunan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan daerah.
Ia menyadari bahwa para pensiunan merupakan fondasi penting yang telah membangun sistem pemerintahan hingga seperti sekarang ini.
Bupati mengajak seluruh pihak menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan lintas generasi.
“Yang muda belajar dari pengalaman yang senior, dan yang senior terus memberikan arahan serta dukungan moral bagi keberlanjutan pembangunan,” tuturnya.