Kandangan,Kradionews.com-Kecamatan Daha Utara menjadi tuan rumah apel gabungan lintas instansi ,Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari KUA Kecamatan Daha Utara, Puskesmas Nagara, Puskesmas Pasungkan, Penyuluh KB, hingga Balai Pertanian Kecamatan Daha Utara, digelar pada Senin (6/10).
Apel berlangsung khidmat dengan Camat Daha Utara, Dody Puriyandhani, SE, MM, bertindak sebagai pembina. Dalam arahannya, Dody mengingatkan pentingnya peran semua instansi dalam mendorong partisipasi masyarakat menjalankan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta gerakan 3M Plus sebagai upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
“PSN dan 3M Plus ini bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan saja, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Jangan menunggu ada kasus baru bergerak. Pencegahan harus kita lakukan dari sekarang, mulai dari rumah masing-masing,” tegas Dody di hadapan peserta apel.
Gerakan 3M Plus sendiri meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Tambahan “Plus” mengacu pada berbagai tindakan pendukung, seperti menabur larvasida, memasang kelambu, hingga memelihara ikan pemakan jentik di kolam.
Menurut Dody, langkah sederhana ini sangat efektif menekan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab utama penularan DBD.
Keterlibatan lintas sektor dalam apel gabungan ini dinilai penting. Puskesmas Nagara dan Pasungkan berperan dalam edukasi kesehatan, Balai Pertanian dapat mengingatkan petani untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar lahan, sementara Penyuluh KB dan KUA bisa menyampaikan pesan kesehatan saat berinteraksi dengan masyarakat.
“Semua punya peran. Ketika masyarakat melihat instansi pemerintah kompak mengingatkan soal kebersihan dan kesehatan, mereka akan lebih tergerak untuk ikut melaksanakan,” ujar Dody.
Kecamatan Daha Utara sendiri termasuk wilayah yang rawan kasus DBD, terlebih saat memasuki musim penghujan. Kondisi lingkungan dengan genangan air dan wadah terbuka sering kali menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak.
Melalui apel gabungan ini, pemerintah kecamatan ingin memastikan seluruh instansi bisa bergerak cepat dan bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin kasus DBD meningkat. Pencegahan sejak dini adalah kunci. Mari jadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya sehari-hari, bukan hanya ketika ada program tertentu,” tutup Dody.
Kawan Media Group