Ketua PKK HSS Salurkan Bansos Bagi Kader dan Pendidikan PAUD

Kandangan, kradionews.com- Suasana hangat penuh kebersamaan Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS dan PKK Provinsi Kalsel, Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalsel, bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalsel, menggelar kegiatan bakti sosial memberikan paket sembako bagi para pendidik PAUD dan kader PKK, Minggu (03/05/2026).
Kegiatan dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj Mustaidah Syafrudin Noor, Ketua Bidang Pokja I Pembinaan Karakter Keluarga Kabupaten HSS Hj Misnawati Suriani, serta jajaran pengurus TP PKK dari tingkat kabupaten hingga desa dan perwakilan pendidik PAUD.
Penyaluran bantuan ini merupakan inisiatif Ketua TP PKK Provinsi Kalsel sekaligus Bunda PAUD Provinsi, Hj. Fathul Jannah Muhidin, yang diwakili oleh Staf Ahli TP PKK Provinsi Kalsel Gusti Muhammad beserta jajaran, serta para pengurus Pokja PAUD Provinsi.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 paket sembako disalurkan secara simbolis, terdiri dari 250 paket untuk kader PKK dan 250 paket untuk para pendidik PAUD di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Bantuan tersebut sebagai bentuk nyata apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka yang selama ini berada di garis depan dalam membangun keluarga dan mendidik generasi penerus bangsa.
Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TP PKK Provinsi Kalsel dan Pokja Bunda PAUD Provinsi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
Dia mengatakan, bantuan ini bukan sekadar bantuan material, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan dukungan kepada para kader PKK dan pendidik PAUD yang selama ini menjadi pelita dalam membangun keluarga dan mencerdaskan generasi bangsa.
“Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi penyemangat bagi para kader dan pendidik untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” harapnya.
Ia mengatakan, para kader PKK dan pendidik PAUD bukan hanya penggerak program, tetapi juga penjaga nilai, pembentuk karakter, dan penanam masa depan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, terjalin kembali makna kebersamaan dan gotong royong, bahwa pembangunan tidak hanya tentang angka dan program, tetapi juga tentang rasa peduli, perhatian, dan keberpihakan kepada mereka yang mengabdi dengan tulus di tengah masyarakat,” katanya.
Penulis: Ais
Editor: Amutz