Kandangan,Karadionews.com-Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, PT Kalimantan Prima Persada (KPP) menggelar kegiatan pelatihan pembuatan kain sasirangan bagi siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kandangan, Senin (17/11).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan berdaya guna.
Pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan Rumah Kreatif dan Pintar yang menghadirkan pengrajin sasirangan Arifin sebagai instruktur.
Deputi Project Manager PT KPP Apri Pratimor, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari Kalimantan Prima Persada, anak perusahaan Astra Group, dapat melaksanakan program CSR di SLB Kandangan. Tujuannya untuk membantu teman-teman disabilitas agar bisa lebih mandiri dan memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat,” ujar Apri.
Ia menambahkan, kegiatan pelatihan bagi siswa disabilitas ini merupakan yang pertama dilakukan oleh KPP di wilayah Kandangan. Meski begitu, perusahaan berencana menjadikannya program berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami ingin hubungan baik antara masyarakat dan perusahaan terus terjalin. Ke depan, kami juga merencanakan program lain seperti penyediaan air bersih bagi warga sekitar area kerja kami,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SLBN Kandangan Jamidi mengapresiasi langkah KPP yang telah memberikan kesempatan bagi peserta didiknya untuk mengembangkan keterampilan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi bekal berharga bagi anak-anak kami, terutama saat mereka lulus nanti. Harapannya, mereka bisa memiliki keahlian yang bisa dikembangkan untuk masa depan,” ujarnya.
Pelatihan yang berlangsung dari Senin (17/11) hingga Jumat (21/11) ini diikuti oleh siswa jenjang SMPLB dan SMALB.
Instruktur dari Rumah Kreatif dan Pintar Arifin, menjelaskan bahwa para peserta dibekali keterampilan dasar dalam pembuatan sasirangan, mulai dari melukis motif, menjelujur, menyirang, hingga proses pewarnaan.
“Selama tiga hari pertama, kami fokus pada teknik dasar seperti menjelujur dan mengikat kain. Karena peserta memiliki beragam kondisi disabilitas, kami memberikan pendampingan khusus di setiap kelas,” jelasnya.
Arifin juga menambahkan bahwa pengalaman Rumah Kreatif dan Pintar yang melibatkan pengrajin penyandang disabilitas turut membantu proses pelatihan berjalan lancar dan inklusif.
Melalui kegiatan ini, PT Kalimantan Prima Persada berharap dapat terus menghadirkan program CSR yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

Kawan Media Group
Editor : Amutz