Pelaku IKM dilatih Kerajinan Bambu

Kandangan, kradionews.com- Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, dan Dekrasnasda Kabupaten HSS, Hj Tata Syafrudin Noor, menghadiri kegiatan pendampingan pengembangan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) kerajinan berbasis bambu, di Hotel Qianna Inn, Kandangan, Selasa (5/5/2026).
Pendampingan sentra IKM dibuka secara resmi oleh Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (RI), Budi Setiawan, yang dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten HSS, Sudiono dan camat.
Wabup HSS, H Suriani dalam sambutan Bupati H Syafrudin Noor, mengapresiasi  Kementerian Perindustrian RI, yang mendukung melalui pelaksanaan kegiatan pendampingan ini.
“Kehadiran program pendampingan ini, menjadi dorongan positif bagi para pelaku IKM, khususnya di sektor kerajinan berbasis bambu,” kata Wabup.
Di Kabupaten H memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya bambu, yang tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi, tetapi juga memiliki nilai tambah tinggi apabila dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.
Namun, masih adanya sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku IKM, antara lain keterbatasan dalam aspek desain, inovasi produk, kualitas produksi, hingga pemasaran dan pengemasan.
“Semoga melalui pendapingan ini, pelaku IKM mampu menghasilkan produk kerajinan bambu yang berkualitas, bernilai tambah, san memiliki daya saing di pasar regional maupun nasional,” ujar Wabup Suriani.
Ia menegaskan, pemda untuk terus mendukung pengembangan sektor IKM melalui sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan kolaborasi diharapkan mampu memperkuat pembangunan ekonomi kerakyatan di daerah,” ujar Wabup Suriani.
Penulis: Ais
Editor: Amutz